Pertandingan yang berlangsung di Jawa Timur itu menjadi penentu posisi kedua tim di klasemen sementara. Kemenangan Deltras FC menambah poinnya menjadi enam dari dua pertemuan, sementara Barito Putera hanya mengumpulkan tiga poin setelah satu kemenangan dan satu kekalahan.

Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo, melakukan sedikit perubahan pada susunan pemain. Riki Pambudi menggantikan posisi kiper utama, dengan Satria Tama sebagai cadangan. Di lini pertahanan, Renan Alves berduet dengan Haudi Abdillah, sementara Bima Reka menempati bek kiri dan Aimar Iskandar mengisi bek kanan. Gelandang yang dipilih meliputi Bayu Pradana, Gustur Cahyo, dan seorang pengatur asal Jepang bernama Kodam Nagashima. Sayap kiri diisi Murilo Mendez, sayap kanan Gerard Edginataqi, dan penyerang muda Korneles Howay menjadi ujung tombak serangan.

Barito Putera sempat unggul lebih dulu pada menit ke-38 setelah Aimar Iskandar menerima umpan dari Gustur Cahyo di sisi kanan, menembakkan tendangan keras ke gawang Deltras. Namun, Deltras FC menyamakan kedudukan lewat gol cepat Mohcine Hassan, pemain asing asal Portugal, pada menit tambahan pertama babak pertama (45+1).

Babak kedua dimulai dengan Barito Putera kembali memimpin pada menit ke-48 lewat gol yang dicetak oleh salah satu bek tengah mereka. Keunggulan itu tidak bertahan lama; Sulton Fajar, gelandang Deltras, menyamakan kedudukan pada menit ke-69. Deltras kemudian mengambil alih kembali pada menit ke-86 lewat gol dari pemain Iran, Taher Jahanbakhsh, menjadikan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Barito Putera berusaha bangkit di menit-menit akhir. Pengganti Arya Satria berhasil mencetak gol pada menit tambahan keempat babak kedua (90+4), namun gol tersebut dibatalkan setelah pemeriksaan VAR. Skor akhir 3-2 tetap menjadi kemenangan Deltras FC, yang kini memimpin Grup Timur dengan enam poin.

Kemenangan ini memperkuat posisi Deltras FC di puncak klasemen grup, sementara Barito Putera harus mengejar poin tambahan di laga berikutnya untuk tetap bersaing dalam fase grup Championship 2026/2027.