Gol penentu datang pada menit ke-89 ketika penyerang Persela, Juninho Cabral, memanfaatkan tendangan bebas Caique Souza untuk menembus gawang Persiba, memastikan kemenangan tipis bagi tim tamu.
Kekalahan tersebut menempatkan Persiba Balikpapan tetap tanpa poin setelah dua laga, sedangkan Persela Lamongan, dengan tambahan tiga poin, kini mengumpulkan total lima poin dan memperkuat posisinya di klasemen Grup Timur.
Pelatih Persiba, Sudirman, mengakui bahwa pertandingan terasa seperti ‘kandang rasa tandang’ karena skuadnya kesulitan menahan tekanan Persela yang menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
Menurut Sudirman, taktik Persiba yang menunggu lawan masuk ke area pertahanan untuk melakukan pressing dan serangan balik tidak berhasil karena Persela tidak terpancing, melainkan mengendalikan permainan.
Sudirman juga menyoroti masalah kebugaran pemainnya, menyebut persiapan tim yang singkat menyebabkan penurunan stamina drastis pada menit-menit akhir, yang berujung pada gol penentu pada menit ke-89.
Ia menambahkan bahwa pola kebobolan serupa juga terjadi pada pertandingan sebelumnya, menandakan perlunya perbaikan dalam kondisi fisik dan persiapan tim ke depan.