Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono menilai kehadiran pemain dengan pengalaman di level internasional dapat menjadi contoh nyata bagi para peserta bahwa proses latihan sejak usia dini merupakan modal untuk meraih prestasi di tingkat dunia. Hal itu disampaikannya kepada awak media dalam rangkaian MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026/2027 di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Teddy, pengalaman Mana Iwabuchi dan Aya Miyama memberi gambaran kepada peserta mengenai perjalanan seorang pesepak bola dari usia dini hingga mencapai level tertinggi. "Dengan kehadiran Mana dan Aya ini memberikan suatu bukti nyata dari kegiatan sepak bola yang mereka lakukan dari kecil. Pada saat mereka dewasa, mereka bisa berprestasi," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mana dan Aya tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga berinteraksi langsung dan memberikan pelatihan kepada para peserta coaching clinic. Teddy menilai pengalaman itu penting bagi pemain putri usia dini karena selain memperoleh teknik dan pengetahuan sepak bola, anak-anak perlu merasakan kegembiraan selama menjalani aktivitas olahraga.

Ia menekankan rasa senang dalam bermain sepak bola menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Dengan menikmati olahraga yang dijalani, para pemain diharapkan memiliki motivasi untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan hingga dewasa. "Jadi yang penting mereka bisa enjoy bermain sepak bola. Karena pada akhirnya pada saat mereka sudah enjoy menikmati apa yang mereka lakukan dan mereka kemudian melanjutkan keseriusan ini sampai dengan dewasa, ini akan menjadi mewujudkan apa yang mereka impikan seperti Mana dan Aya," kata Teddy.

Teddy berharap kehadiran dua legenda sepak bola putri Jepang itu dapat memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memiliki target prestasi yang lebih tinggi. Ia menyebut pemain muda Indonesia tidak hanya dapat bermimpi menjadi pesepak bola profesional, tetapi juga memperkuat tim nasional di berbagai ajang internasional. Menurut dia, pengalaman Mana dan Aya dapat menjadi referensi bagi anak-anak untuk memahami bahwa karier sepak bola membutuhkan proses panjang, konsistensi latihan, serta kecintaan terhadap olahraga tersebut.

Mana Iwabuchi menyampaikan pesan kepada peserta coaching clinic agar terus bermain dan berlatih sepak bola secara rutin. Mantan pemain tim nasional putri Jepang itu mendorong para peserta menjaga semangat dalam mengejar cita-cita mereka. Mana memiliki pengalaman panjang di level internasional dan menjadi bagian dari tim Jepang yang menjuarai Piala Dunia Putri 2011.

Aya Miyama menyampaikan pesan serupa. Ia memberikan apresiasi terhadap antusiasme dan semangat para peserta selama mengikuti coaching clinic, dan menilai sikap tersebut menjadi modal penting bagi pemain muda untuk terus berkembang serta menemukan potensi terbaiknya.

Kehadiran kedua mantan pemain tim nasional Jepang itu menjadi bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026/2027 yang berlangsung pada 15-20 September 2026 di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur. Kompetisi tersebut diikuti 1.928 siswi SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari Jakarta dan wilayah sekitarnya, menjadi wadah bagi pemain putri usia dini untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan sepak bola.

MilkLife Soccer Challenge mempertandingkan format 7 vs 7 untuk Kategori Usia (KU) 10 dan KU 12. Selain kompetisi utama, penyelenggara menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kelompok usia KU 8 yang dirancang memperkenalkan dasar-dasar sepak bola kepada anak-anak melalui aktivitas yang lebih menyenangkan.

Dalam festival itu, peserta mendapatkan pengalaman melakukan berbagai gerakan dasar, mulai dari berlari zig-zag melewati rintangan, melakukan lemparan ke dalam atau throw-in, menggiring bola, hingga melakukan tendangan ke arah gawang. Para peserta juga mengikuti rangkaian aktivitas dengan berlari menuju garis finis dan menekan tombol timer. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan keterampilan dasar sepak bola sekaligus membangun ketertarikan anak terhadap olahraga sejak usia dini.

Melalui kombinasi kompetisi, festival, dan coaching clinic bersama pemain berpengalaman, MilkLife Soccer Challenge diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih luas bagi pesepak bola putri muda. Kehadiran Mana Iwabuchi dan Aya Miyama juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung pengalaman pemain yang pernah mencapai level tertinggi sepak bola putri dunia.