Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UINSA Surabaya, Aslamiyah, mengatakan informasi mengenai pelantikan rektor tidak disampaikan kepada seluruh pegawai maupun internal kampus.

“Kita yang pegawai saja tidak tahu. Tahu-tahu di-share, ‘Oh, sudah dilantik’. Ketika ada foto, ada berita, baru tahu kita,” kata Aslamiyah pada Rabu (16/9/2026).

Menurut Aslamiyah, pelantikan rektor memang tidak melibatkan undangan kepada seluruh unsur internal kampus. Pihak yang diundang dalam pelantikan hanya mereka yang dilantik.

“Kalau ada pelantikan yang diundang hanya yang dilantik. Yang dilantik dan itu saja, tidak ada undangan untuk instansi,” ujarnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa informasi pelantikan tidak menyebar ke pegawai melalui jalur resmi internal, melainkan baru diketahui setelah foto dan pemberitaan beredar.