Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember melakukan pendataan terhadap keluarga tiga warga Jember yang tercatat dalam daftar penumpang KMP Virgo Transport 8, kapal yang tenggelam di Laut Jawa dan hingga kini masih menjadi sasaran pencarian tim SAR gabungan. Pendataan itu dilakukan untuk membantu proses pencocokan dan identifikasi apabila korban ditemukan.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan pihaknya telah memperoleh identitas ketiga warga tersebut. Mereka adalah Niki Armi (34), pengemudi truk asal Desa Karang Duren, Kecamatan Balung; Muhammad Abdul Rosid (30), kernet truk asal Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah; serta Afi, warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang.

"Kami mendapatkan tiga identitas warga asal Kabupaten Jember yang masuk dalam daftar penumpang KMP Virgo Transport 8," ujar Edy, Rabu (16/9).

Untuk mendukung proses identifikasi, petugas BPBD Jember mendatangi kediaman keluarga masing-masing warga. Petugas menghimpun dokumen kependudukan sekaligus mencatat ciri fisik yang dapat digunakan sebagai data pembanding. Data tersebut selanjutnya diserahkan kepada Tim Pos SAR Basarnas untuk mendukung proses pencocokan identitas apabila korban ditemukan.

"Informasi vital yang kami dapat ini selanjutnya diserahkan kepada Tim Pos SAR Basarnas guna mempermudah proses pencocokan dan identifikasi saat korban ditemukan," terang Edy.

Selain melakukan pendataan, BPBD Jember juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke rumah keluarga korban. Pendampingan dilakukan untuk membantu keluarga memperoleh informasi sekaligus menghadapi proses pencarian yang masih berlangsung.

"Kami terjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke rumah para korban untuk memberikan pendampingan teknis maupun moral kepada pihak keluarga yang sedang menanti kepastian kabar," ujarnya.

Hingga kini, 129 penumpang KMP Virgo Transport 8 masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Sebanyak 108 penumpang telah ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan enam lainnya dinyatakan meninggal dunia.